• gambar
  • header

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 KOTA BIMA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 KOTA BIMA

NPSN : 50223278

Jl.Wolter Monginsidi No.02 Kota Bima


info@man2kotabima.sch.id

TLP : (0374) 42374


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 26405
Pengunjung : 6905
Hari ini : 13
Hits hari ini : 16
Member Online : 0
IP : 3.239.51.78
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Muhammad Adzan Sebagai Pembentang Bendera Upacara HUT ke- 75 RI di Istana Merdeka




Jakarta - Muhammad Adzan, Paskibraka Nasional 2020 asal Provinsi NTB berhasil mengemban tugasnya sebagai Pembentang Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke- 75 RI di halaman Istana Merdeka Jakarta Pusat, Senin, 17 Agustus 2020.


 


Ada 3 orang Paskibraka yang bertugas pada upacara pagi, yakni Muhammad Adzan wakil Provinsi NTB sebagai Pembentang Bendera, Indrian Puspita Rahmadhani wakil dari Provinsi DI.Aceh sebagai Pembawa Bendera, dan I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata wakil dari Provinsi Bali sebagai Penggerek.     


 


 


Muhammad Adzan lahir di Kupang pada tanggal 13 April 2003. Putra pasangan  Muhammad Daud dan Vivililiana ini merupakan anak ke-2 dari 4 bersaudara. Bapaknya Adzan merupakan keturunan Bugis kelahiran Palembang. Sementara  ibunya asli Pagar Alam Palembang. Adzan dilahirkan di Kupang, tapi sejak usia 1 bulan, orang tuanya pindah ke Kota Bima dan membuka usaha di Kota Bima. Adzan, panggilan akrab Muhammad Adzan memiliki hobi berenang.


 


Pada Upacara HUT ke-74 RI Tahun 2019 lalu, siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima yang memliki tinggi 181 cm ini meraih posisi mentereng, yaitu Komandan Kelompok (Danpok) Pasukan 17 Tim Merah. Berada di posisi paling depan membuat sosoknya paling disorot kamera televisi selain Paskibraka Pembawa Baki.


 


Upacara HUT ke-75 RI terasa berbeda. Seluruh petugas upacara jumlahnya terbatas. Begitu pun anggota Paskibraka. Pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah anggota Paskibraka sebanyak 68 orang dari 34 pasang putra putri terbaik. Namun, tahun ini hanya berjumlah 8 orang.


 


Perbedaan yang mencolok juga terletak pada Paskibraka Pembawa Baki, tidak ada prosesi Presiden RI menyerahkan Sang Merah Putih kepada Paskibraka untuk kemudian dikibarkan. Yang terlihat, Paskibraka 2020 Indri sudah membawa bendera sejak berada di titik awal anggota Paskibraka berdiri.  (NR)    



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas