Borong 12 Piala FLS3N Kota Bima 2026, MAN 2 Kota Bima Buktikan "Madrasah Tradisi Prestasi" Bukan Sekadar Slogan
Kota Bima, 29 April 2026 — Gemuruh prestasi kembali menggema dari MAN 2 Kota Bima. Dengan raihan 12 piala pada ajang FLS3N Kota Bima 2026, madrasah ini membuktikan bahwa “Madrasah Tradisi Prestasi” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang terus diwujudkan.
Total 12 piala diboyong pulang. Rinciannya: 1 emas, 7 perak, dan 4 perunggu. Capaian ini menegaskan posisi MAN 2 Kota Bima sebagai gudangnya talenta seni dan sastra di Kota Tepian Air.
*Ridho Rahmatullah Buka Jalan Emas Lewat Suara Merdu*
Medali emas dipersembahkan Ridho Rahmatullah dari cabang Menyanyi Solo Putra. Dengan teknik vokal matang dan penghayatan kuat, Ridho sukses memukau dewan juri dan menyisihkan puluhan pesaing dari SMA/SMK/MA se-Kota Bima.
“Alhamdulillah. Terima kasih untuk semua guru pembina,” ucap Ridho usai namanya diumumkan sebagai Juara 1.
*Dominasi di 7 Cabang: Dari Puisi hingga Jurnalistik*
Tak kalah membanggakan, 7 medali perak disabet MAN 2 Kota Bima dari cabang yang beragam, bukti bahwa pembinaan seni di madrasah ini merata:
*Juara 2 FLS3N Kota Bima 2026:*
1. *Baca Puisi*: Ifa Aprianti
2. *Cipta Puisi*: Laiqa Afiyah
3. *Desain Poster*: Cahya Durrahikmah
4. *Instrumen Gitar Solo*: M. Azbin Ghaisany
5. *Jurnalistik*: Latifa Nur Azizah
6. *Menulis Cerpen*: Inayah Kurniati
7. *Film Pendek*: Tim Insyirah Izza R., Nafisah Dazkiyah, Najwa Amalia
*Empat Perunggu Lengkapi Pesta Prestasi*
Koleksi piala MAN 2 Kota Bima makin lengkap dengan 4 perunggu:
*Juara 3 FLS3N Kota Bima 2026:*
1. *Menyanyi Solo Putri*: Beby Putri C.
2. *Komik Digital*: Arifah Muthiah R.
3. *Monolog*: Siti Fakhirah Izzatul Jannah
4. *Tari Kreasi*: Duet Tadzkiatul Zahra & Ratu Altheta
Penampilan duet Tadzkiatul Zahra & Ratu Altheta di Tari Kreasi disebut juri “berani menggabungkan gerak tradisional Mbojo dengan kontemporer” sehingga layak naik podium.
*Kepala Madrasah: Ini Hasil Doa dan Kerja Keras Guru Pembina*
Kepala MAN 2 Kota Bima, Hj. Muslihah, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya. “Terima kasih atas doa semua pihak. Anak-anak hebat, guru-guru hebat. Ini bukti madrasah bisa unggul di akademik dan seni,” tuturnya.
Ucapan terima kasih khusus ia sampaikan kepada tim pembina solid: Riana Herlina, S.Pd., Adi Setiawan, S.Pd., Rozali Jauhari Alfanani, M.Pd., Wilastri Hurun’in, S.Pd., Rabiatul Ummuliah, S.Pd., dan Radiatammardiah.
“Mereka ini yang tiap sore pulang paling akhir. Melatih vokal, mengoreksi puisi, mendampingi anak syuting film. Tanpa dedikasi mereka, 12 piala ini tidak mungkin,” tegas beliau.
*“Madrasah Tradisi Prestasi”: Bukan Jargon Kosong*
Dengan torehan 12 juara di FLS3N 2026, MAN 2 Kota Bima sekali lagi membuktikan tagline-nya: “Madrasah Tradisi Prestasi”. Sebelumnya, madrasah ini juga langganan juara KSM, OMI, hingga robotik tingkat nasional.
“Anak madrasah itu lengkap. Pagi mengaji, siang praktikum, sore latihan seni. Otak jalan, hati jalan, bakat juga jalan,” kata Rozali Jauhari Alfanani, M.Pd., salah satu pembina.
Kemenangan ini diharapkan jadi pemantik. “Semoga jadi motivasi untuk terus berkarya dan mengharumkan nama madrasah di level provinsi, bahkan nasional,” tutup Hj. Muslihah.
Dari Kota Bima, MAN 2 Kota Bima mengirim pesan ke seluruh NTB: madrasah bukan lagi penonton. Di panggung seni dan sastra, madrasah adalah penantang utama juara.
#humasM2