Sinergi di Bulan Suci: Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB Perkuat Karakter dan Integritas Aparatur Sipil Negara Lingkup Kementerian Agama Kota
Suasana Ramadhan di Masjid MAN 2 Kota Bima pada Rabu (04/03/2026) terasa berbeda dari biasanya. Seluruh abdi negara di bawah naungan Kementerian Agama berkumpul dalam satu barisan, menyatukan visi dalam agenda Pembinaan Aparatur Sipil Negara yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag NTB, Dr. H. Zamroni Aziz, S.HI., MH. Di barisan undangan, terlihat Kepala Bagian Tata Usaha (TU), Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Kabid Penamud) dan Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Kabid Bimas) Kantor Wilayah yang hadir memberikan dukungan teknis dan manajerial. Tak ketinggalan, Pembimas Katolik dan Ketua Tim SDM juga turut serta, mencerminkan inklusivitas serta fokus pada pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Kementerian Agama Provinsi NTB.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., serta para pimpinan Kemenag di wilayah Bima, yakni Kepala Kemenag Kota Bima, H. Mansyur, S.Ag., dan Kepala Kemenag Kabupaten Bima, H. Mujiburrahman, S.Ag.
Turut serta dalam barisan undangan tersebut adalah Kasubag TU Kemenag Kota Bima, jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara, hingga para Pengawas Madrasah (Pokjawas). Kekuatan sektor pendidikan di wilayah ini juga terwakili sepenuhnya melalui kehadiran seluruh Kepala Madrasah, pimpinan pondok pesantren, serta aparatur sipil negara yang mencakup guru madrasah negeri maupun swasta se-Kota Bima. Kehadiran kolektif para tokoh dan pendidik ini mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pelayanan keagamaan dan pendidikan di Kota Bima.
Dalam orasi pembinaannya, Zamroni Aziz menegaskan bahwa bulan suci bukan sekadar ritual ibadah, melainkan momentum krusial untuk mengasah etos kerja. Ia berpesan agar setiap ASN Kemenag mampu menjadi figur teladan yang memadukan kualitas spiritual dengan profesionalisme tinggi.
"ASN Kementerian Agama harus hadir sebagai solusi dan pelayan terbaik bagi masyarakat. Jadilah aparatur yang serba bisa menjadi imam, khatib, bahkan pemimpin yang berintegritas," tegas Zamroni di hadapan para peserta.
Beliau juga menitipkan pesan khusus bagi para ASN PPPK, baik penyuluh, penghulu, maupun guru, agar menjaga norma agama dan sosial di tengah masyarakat, bukan justru menjadi pemicu keretakan.
Kemitraan Strategis untuk Kemajuan Daerah
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan solid dari ASN Kemenag. Peran madrasah dan pondok pesantren di Kota Bima dinilai sangat luar biasa dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
"Kementerian Agama adalah mitra terbaik kami. Sinergi ini harus terus diperkuat demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan rakyat," ungkap Feri dalam sambutannya.
Menutup rangkaian acara, Kakanwil Kemenag NTB menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Kota Bima. Ia meyakini bahwa dari tanah Bima akan lahir Generasi yang tidak hanya menguasai ilmu sains secara mendalam, tetapi juga memiliki pondasi ilmu agama yang kokoh. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Kota Bima semakin solid, profesional, dan mampu memberikan pengabdian terbaik sebagai bukti nyata pelayanan kepada umat dan bangsa.