• gambar
  • header

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 KOTA BIMA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 KOTA BIMA

NPSN : 50223278

Jl.Wolter Monginsidi No.02 Kota Bima


info@man2kotabima.sch.id

TLP : (0374) 42374


          

Prestasi Siswa


Lomba Menulis Puisi Nasional

Muhammad Iqbal meraih Juara 1 Lomba Menulis Puisi tingkat Nasional tahun 2021



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 72601
Pengunjung : 25335
Hari ini : 92
Hits hari ini : 241
Member Online : 0
IP : 3.92.28.52
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Catatan Kepala MAN 2 Kota Bima Untuk Para Guru di Madrasah (Bagian 1)




Simak catatan Kepala MAN 2 Kota Bima, Muslihah, S.Pd untuk Para Guru/Pengajar/Pendidik di Madrasah di mana pun berada. 

 

Catatan 1:

 

Guru harus mampu memperbaharui dan menyesuaikan diri dengan perubahan.

 

Perubahan budaya yang lebih modern sering membawa implikasi sistem nilai yang lama ditinggalkan dan diganti dengan sistem nilai yang baru. Sayangnya sistem nilai yang baru belum menjadi ruh identitas bangsa Indonesia, sehingga dalam proses pencarian tersebut masyarakat sering mudah terombang-ambingkan oleh modernisasi. Padahal sebagai bangsa yang besar dalam melakukan proses pembangunan seharusnya berpijak pada kemampuan sendiri dan budaya yang ada, dengan memperbaharui diri (renewable) dan menyesuaikan diri (adaptable) sesuai dengan perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan yang sangat selektif, memang tidak mudah untuk mengatasi persoalan demikian, paling tidak alam pikiran guru harus mengalami perubahan terlebih dahulu, yaitu dari alam pikiran konvensional ke alam pikiran yang modern. 

 

Alam pikiran modern ditandai oleh beberapa hal, misalnya sifatnya yang terbuka terhadap pengalaman baru serta terbuka pula bagi perubahan dan pembaharuan. Penekanan dalam hal ini bukan terletak pada keahlian dan kemampuan jasmaniah belaka, tetapi pada suatu jiwa yang terbuka.

 

Alam pikiran modern tidak hanya terpaut pada keadaan sekitarnya saja yang bersifat langsung, akan tetapi juga berhubungan dengan hal-hal yang di luar itu, yaitu berfikir dengan luas. Di sinilah guru sebagai sosok yang mempunyai habitat pendidikan dan mempunyai posisi yang menentukan.      

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas