• gambar
  • header

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 KOTA BIMA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 KOTA BIMA

NPSN : 50223278

Jl.Wolter Monginsidi No.02 Kota Bima


info@man2kotabima.sch.id

TLP : (0374) 42374


          

Prestasi Siswa


Lomba Menulis Puisi Nasional

Muhammad Iqbal meraih Juara 1 Lomba Menulis Puisi tingkat Nasional tahun 2021



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 72613
Pengunjung : 25335
Hari ini : 92
Hits hari ini : 253
Member Online : 0
IP : 3.92.28.52
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Terobosan Besar: Asesemen Kepala Madrasah Yang Ketat Dengan Orientasi Pada Profesionalitas




Oleh: Muslihah, S.Pd

Kepala MAN 2 Kota Bima

 

(Dimuat dalam buku “Kemenag NTB Berkreasi Ditengah Pandemi”. Sebuah buku dalam rangka program “Dalam Satu Tahun Pengkhidmatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB”).

 

Ditengah fenomena adanya kesan “high cost” dalam kancah birokrasi pemerintah, khususnya pada penempatan jabatan dengan embel-embel ucapan terima kasih, tertepis sudah. Kementerian Agama yang terus menjadi buah bibir dan topik utama di kalangan masyarakat terhadap pengangkatan jabatan yang terkesan selalu dengan cost yang tinggi, hari ini telah sirna. Sungguh perubahan besar ini telah memberikan peluang bagi siapapun untuk dapat menduduki jabatan berdasarkan kemampuan dan uji kompetensi yang baik.

 

Kondisi ini kami rasakan saat pemilihan Kepala Madrasah di seluruh NTB melalui asesemen yang sangat ketat dan pertimbangan yang matang adalah bukti bahwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB sangat menghendaki adanya perubahan dan kemajuan di lembaga pendidikan, khususnya di madrasah”.

 

Dr. KH. M. Zaidi Abdad, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB memang sangat tepat menduduki jabatan ini, karena beliau tidak saja seorang intelektual, tetapi juga seorang muballigh yang terus menyuarakan kebenaran. Itu sebabnya, keinginan besar untuk melakukan perubahan pada sistem birokrasi terutama pada sistem pelaksanaan kebijakan dalam pengangkatan jabatan, dapat dilaksanakan dengan baik.

 

Perubahan mulai dirasakan ketika periode awal masuk di Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB, dimana tahun pertama telah melakukan terobosan yang cukup besar dengan melakukan asesemen yang ketat dengan orientasi pada profesionalitas, integritas, dan akuntabel yang bertolak dari berbagai masalah di tubuh Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB sebelumnya.

 

Pelaksanaan perubahan pada pengangkatan jabatan pada kebijakan Dr. KH. M. Zaidi Abdad, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB yaitu dengan secara nyata melakukan beberapa hal berikut:

 

  1. Meniadakan Maladministrasi dalam tubuh birokrasi

  2. Membuang dan menghindari kebijakan yang tidak transparan

  3. Meningkatkan kontrol sosial

  4. Menghindari kebijakan yang tidak ada manajemen partisipatif

  5. Menghambat berkembang suburnya ideologi konsumtif dan hedonistik di kalangan penguasa (Menghilangkan keterlibatan dan campur tangan penguasa dalam mengorbitkan jabatan).

  6. Meningkatkan dan menegakkan code of conduct yang kuat bagi aparat semua lini dengan disertai sanksi yang tegas dan adil.

 

Singkatnya, Dr. KH. M. Zaidi Abdad, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB sangat konsen dengan makna dan realisasi 5 Budaya Kerja yang bukan hanya diucapkan, akan tetapi direalisasikan dan dilaksanakan, seperti slogan Satu Darah: diucapkan, diperbuat, dan dibuktikan untuk kemakmuran masyarakat, yakni:  Nggahi Rawi Pahu.

 

Hal ini telah dibuktikan, mulai tahun 2020 sampai dengan tahun 2021 di masa kepemimpinan satu tahun Dr. KH. M. Zaidi Abdad, MA sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB tidak terhembus adanya praktek jual beli jabatan dan fenomena high cost jabatan, karena menurut kami dan dapat dipastikan pengalaman kami pribadi bahwa tidak ada sepeser pun dana yang dikeluarkan oleh kami ketika kami diangkat menjadi Kepala Madrasah. Bahkan tidak ada utusan atau yang diutus untuk menemui kami. Tentu apa yang dilakukan oleh Dr. KH. M. Zaidi Abdad, MA dalam penataan SDM melalui marrit system, sehingga sangat bagus dalam meningkatkan kualitas SDM dan menempatkan SDM pada proporsinya secara benar”.

 

Semoga perjuangan Dr. KH. M. Zaidi Abdad, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB terus mendapatkan ridho dan bimbingan Allah SWT. Sehingga dapat membawa perubahan Kementerian Agama yang lebih baik, khususnya di lingkungan madrasah, baik dari RA, MI, MTs maupun MA.     

         




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas